GEGARA PEMILIHAN KETUA BEM, BENTROK PECAH DI UNSRAT

“Memang saat diverifikasi oleh komisi pemilihan umum mahasiswa (KPUM) yang bersangkutan tidak dapat menerima kenyataan itu,” ujar Gosal.
Sebagai kelanjutannya, “Pada pukul 02.00 Wita (Jumat), saya diberi info kaca di salah satu gedung FISIP dilempar oknum tidak dikenal. Lalu pada pukul 13.15 pecah aksi saling lempar batu antar dua fakultas. Saya dan sejumlah dosen berusaha meredakan situasi. Namun, tidak berhasil karena derasnya hujan di koridor antara dua fakultas ini. Menurutnya, bila para pembuat rusuh itu telah diketahui dan bukti-buktinya cukup, mereka pasti akan terkena sanksi akademis,” tambah Ronny Gosal.

Kapolresta Manado, Kombes Pol. Benny Bawensel, SIK, yang terjun ke lokasi bentrok, mengatakan peristiwa ini adalah masalah internal kampus Unsrat. Ia yakin, hal ini dapat diselesaikan dua pimpinan Fakultas yang bersengketa.

“Kepolisian tetap berjaga. Saya sudah antisipasi untuk berjaga bila saja terjadi pengulangan peristiwa. Namun, kondisi sudah kondusif saat ini, saya harapkan masalah ini tidak berkembang dan bisa selesai,” kata Kapolresta Manado.

Sementara pimpinan fakultas hukum Unsrat, Rodrigo Elias, menyatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar malam pertemuan kekeluargaan yang melibatkan mahasiswa kedua fakultas.

 

Liputan68.com/LLE

BAGIKAN KE :