“Media sosial menjadi media untuk kelompok radikal untuk menghancurkan moral generasi milenial. Kita kenal dengan asimetrik warfare, perang anomali, ujung tombaknya proxy war, yakni perang yang tidak menggunakan angkatan perang,” ucapnya.
Lodewijk mengingatkan, yang paling mungkin menghancurkan bangsa Indonesia justru adalah bangsanya sendiri. Kalau dilihat dari indeks pengukuran ketahanan nasional laboratorium Lembaga Ketahanan Nasional diketahui, di bidang ideologi dan sosial budaya nilai atau indeks berada di posisi 2, atau tidak tangguh.
“Yang nilainya tidak tangguh yakni indeks 2 adalah di bidang ideologi. Di bidang sosial budaya juga rendah. Tingkat pendidikan rendah dan ini yang menyebabkan mudahnya penyebaran informasi menyesatkan di Medsos,” ungkapnya.
Hadir dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan, Wakil Ketua DPRD Lampung Ririn Kuswantari, Wakil Ketua DPRD Pringsewu Hermansyah, anggota Komisi I DPRD Pesawaran Yuzak, Kades Wonodadi Priyono, dan Danramil Gadingrejo (*)
EDITOR : Seno aji
