Karena itu, diharapkan kegiatan WMD secara internal lebih padat diisi berbagai kegiatan, seperti sharing saction dan workshop. “Kegiatan internal WMD tahun depan diharapkan lebih banyak dengan memamfaatkan Gedung Ilaya yang akan diremikan bulan Desember ini,” paparnya. Di sisi lain, Ketua Panitia Lomba WMD X 2019 Luh Made Diah Ganaki Pusparani menerangkan, awalnya lomba diikuti 78 peserta, namun yang lolos ke tahapan seleksi hingga penjurian hanya 71 orang. Hasilnya untuk kategori SMA/SMK juara pertama diraih I Gede Gilang Wiraguna (siswa SMA Negeri 3 Denpasar) dengan nama usaha Deon (Design Online). Kategori IT diraih Agas Maha Astra dengan nama usaha Loker Bali serta untuk kategori Umum juara pertama diraih pemilik usaha Ayam Guling Ketut atas nama I Ketut Arya Patrawan.
“Setelah kegiatan ini rencananya bulan Februari 2020 mereka berkesempatan belajar di Rumah Perubahan Rhenald Kasali selama satu hingga dua minggu. Selanjutnya ada acara WMD Goes To School hingga mereka kembali mempersiapkan lomba yang sama di tahun depan,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama Kabag Perekomian Setda Kota Denpasar, Made Saryawan, usai menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba mengatakan progam Pemerintah Kota Denpasar bersama WMD sangat luar biasa, sehingga bisa menggerakkan anak muda untuk berani tampil sebagai wirausaha muda. Melalui berbagai pembekalan selama lomba, diharapkan peserta dan pemenang lomba mampu meningkatkan kreatifitas dan inovasi mengembangkan usaha agar memiliki daya saing yang lebih tinggi. tim jp
