“Tumpukan sampah ini bisa menjadi faktor penyebab meluapnya air sungai ke permukiman. Oleh karenanya, kami bersama warga dan berbagai elemen masyarakat lain bergotong royong untuk membersihkan sampah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta Hari Wahyudi.
Dalam wawancaranya dengan awak media Kolonel Arh Zaenudin S.H., M.Hum menjelaskan, apa yang dilakukan hari ini adalah memadukan apel kesiapsiagaan dan membangun perilaku sadar bencana.
“Hari ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana alam diwilayah Kota Yogyakarta dan hari ini juga kita melaksanakan kerja bakti untuk melaksanakan pembersihan Sungai Buntung yang ada di wilayah Kota Yogyakarta”, ungkapnya.
Ditegaskan Dandim, kita semua bisa melihat bahwa kondisi sampah di aliran Sungai. Buntung ini sangat luar biasa. Ini merupakan salah satu contoh bentuk prilaku masyarakat yang sangat tidak baik, yang dengan seenaknya membuang sampah maupun kotoran sanitasi ke sungai.
“Kita bisa lihat sendiri bahwa sampah menumpuk di sungai, hal seperti ini tentu harus kita hentikan”, tegasnya.
Dandim menghimbau perilaku masyarakat yang tidak terpuji membuang sampah sembarangan tersebut harus segera dirubah. Harus disadari bahwa kebiasaan membuang sampah mesungai selain berdampak kepada terjadinya banjir juga berdampak buruk terhadap pencemaran lingkungan yang akan merugikan masyarakat itu sendiri. (68)
Editor ; Seno
