Untuk menjamin aksesibilitas seluruh masyarakat di seluruh wilayah Provinsi, Fahrizal menilai kondisi jalan Provinsi harus dalam keadaan mantap sebesar 80%. Kondisi ini juga dalam menunjang pertumbuhan sektor sektor lain seperti halnya kawasan pariwisata.
“Begitu juga di Sektor Pertanian, Kabupaten Pesawaran perlu terus meningkatkan produksi komoditas unggulannya,” ujarnya.
Pada bagian lain, Fahrizal meminta semua pihak bahu membahu melakukan upaya preventif untuk mencegah penyebaran virus covid-19 di Provinsi Lampung. Di antaranya mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (germas) serta tetap menjaga stamina dan imunitas tubuh.
Selain itu, memberikan informasi kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius, batuk, pilek dan sesak napas.
Menurut Fahrizal harus pula dilakukan tindakan antisipatif untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja masing masing termasuk menunda perjalanan dan perjalanan dinas yang tidak urgen dan menunda berbagai kegiatan yang menghimpun massa.
“Bupati/ Walikota juga dapat melakukan pengawasan terhadap ketersediaan pangan untuk menjamin pasokan pangan utama bagi masyarakat dengan harga terjangkau dan melaporkan hal hal terkait progres penanganan termasuk kasus suspek corona di daerah kepada Gubernur melalui Dinas Kesehatan Provinsi Lampung,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan kehadiran Sekdaprov mewakili Gubernur Arinal diharapkan dapat membawa Pesawaran lebih sejahtera.
“Sehingga pembangunannya pesat dan juga merata,” ujar Dendi.
Dendi menyebutkan Kabupaten Pesawaran sendiri secara geografis letaknya sangat strategis dan bisa dikatakan sebagai halaman muka Provinsi Lampung.
“Pesawaran terus berbenah, mengejar ketertinggalan dibidang kemajuan dan kesejahteraan rakyat ditahun-tahun yang berjalan ini,” katanya.
Menurutnya, banyak potensi yang bisa dirasakan di Kabupaten Pesawaran, seperti penghasil komoditi unggulan di Provinsi Lampung.
“Gunung, daratan maupun laut kami itu adalah penyumbang komoditi untuk konsumsi lokal maupun ekspor seperti komoditi buah-buahan, tanaman hortikultura, gabah kering, jagung, perikanan dan juga perkebunan,” ujarnya.
Dendi mengatakan Pesawaran juga merupakan destinasi unggulan pariwisata Provinsi Lampung. “Pesawaran mempunyai nilai tambah yaitu amenitas dan juga akses terdekat dari ibukota Provinsi,” katanya. (Adpim/LPT)
Editor ; Eno
