Didaulat berikan wejangan selaku sesepuh DSK, Abah Ilham alias Abah Djarum yang juga ketua MUI Kec Kadugede menambahkan, ‘’ niati di DSK ini untuk ibadah, agar bermanfaat untuk membantu dan berjuang besama. Baru kali ini produsen rokok berani mendekati kalangan pesantren dengan berbagai programnya, tambah simpatik..”
Merespon hal itu, Hendra, Sales Promotor yang hadir menjawab kalo pihaknya selalu mengikuti apa kemauan dari komunitas tentu perlu dikordinasikan dengan pimpinan perusahaan. PT Djarum belajar ke pesantren sehingga muncul wadah Djarum Santri Kuningan.
“ program kemitraan komunitas, muaranya untuk anggota DSK, Harga 1000/cangkang bisa dipakai modal pembentukan komunitas, pengadaan 50 seragam DSK bisa ditukar dengan 100 cangkang all varian brand. Adanya wabah Covid 19, menuntut perusahaan lebih kreatif jaring konsumen, maka muncul program 1 desa 1 distributor. Dengan 4 brand Djarum Coklat sigaret, ekstra, filter dan bold bisa juga dibentuk komunitas tersendiri “
Diakhir acara, dibagikan hadiah souvenir pemenang DSK Challenge, juara 1 diberikan kepada Abah Ilham (Abah Djarum), Juara 2 kepada Ustad Aceng Djarum, Juara ke 3 kepada Kyai Opan (JRA) Djarum. Sedangkan juara ke 4 dan ke 5 masing masing diberikan kepada Ibu Oon Caffino, dan Kang Dadawuk PN Djarum.
Menutup acara, Ketua DSK, Toto Mama Wali menjelaskan bahwa keanggotaan DSK tediri ari 32 kecamatan se kabupaten, selain itu ada juga dari kalangan ibu ibu, yang turut berperan aktif membantu jalannya kegiatan DSK. Ini sangat potensial untuk memajukan kemandirian ekonomi anggota. (AS).
Penulis : LIe
Wartawan : Aep
Editor : SF
