Pada tahun 1924, properti itu diakuisisi keluarga Marnier-Lapostolle dan menjadi pemilik paling lama, 90 tahun tepatnya. Di sini, keluarga tersebut membudidayakan semua jenis tanaman eksotis. Bigard oranye yang digunakan dalam minuman keras Grand Marnier — diproduksi oleh keluarga Marnier-Lapostolle — juga dipanen di lahan yang subur ini.
Villa Les Cèdres berukuran 18.000 kaki persegi dan dilengkapi 14 kamar tidur, kolam renang ukuran olimpiade, perpustakaan berpanel kayu yang menyimpan 3.000 buku tentang flora dan naturalisme (termasuk edisi tahun 1640 dari sebuah kodeks botani).
Terdapat pula kolam buatan dengan bantalan bunga bakung Amazon, patung perunggu Athena, ruang dansa yang diterangi lampu gantung, kandang yang cukup besar untuk 30 kuda, ruang duduk yang megah, potret abad ke-19 dalam bingkai berornamen, dan karya kayu yang menakjubkan.
Pepohonan — cedar, palem, dan zaitun — dengan sendirinya berharga mahal. Selain banyak kemewahannya, lokasi Villa Les Cèdres di lepas pantai Saint-Jean-Cap-Ferrat menunjukkan banyak hal tentang kemegahannya.
Titik pandang tertingginya menawarkan pemandangan Villefranche-sur-Mer, jembatan viaduct di dekat kota abad pertengahan Desa Eze, dan jauh di timur, Pegunungan Alpen menakjubkan yang memisahkan Prancis dan Italia.
Saint-Jean-Cap-Serrat telah menjadi tujuan liburan populer bagi banyak orang terkenal dunia. Sebut saja Charlie Chaplin, Elizabeth Taylor hingga Winston Churchill.(JB01)
