Sektor Pertanian Digenjot untuk Pemulihan Ekonomi di Sumut

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Wiwiek Sisto Widayat menyampaikan, dalam masa pandemi Covid-19, ada beberapa strategi pemulihan ekonomi yang dapat dilaksanakan.
“Dengan mempertimbangkan bersaran dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, namun tetap meminimalisir penyebaran Covid-19, maka munculah tiga opsi, yaitu sektor industri pertanian, sektor industri pengolahan dan sektor industri informasi komunikasi, itu lah industri yang bisa kita dorong di saat ini,” ujarnya.

Pada Rakor TPID Sumut tersebut, Wiwiek juga menjabarkan bahwa ada 11 kabupaten yang menjadi prioritas pengembangan sektor pertanian, yakni Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Asahan, Labuhan Batu, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas Utara, Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Samosir, Mandailing Natal dan Nias Selatan.

“Penilaian itu pun dilakukan dengan melihat dari dua aspek yang berbeda, yaitu aspek risiko penularan dengan kriteria jumlah konfirmasi Covid-19, jumlah rumah sakit dan jumlah tenaga kesehatan. Sedangkan dari aspek dampak ekonomi pun dinilai dari beberapa kriteria yaitu kontribusi pekerja sektor pertanian, penghasilan per kapita pekerja pertanian terendah, pangsa tenaga kerja pertanian berusia di bawah 45 tahun,” ujarnya.

Pada rapat tersebut juga turut dihadiri beberapa pimpinan OPD Pemprov Sumut, di antaranya Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Haykal Amal dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dahler.

(M-01)

BAGIKAN KE :