GUAM – LIPUTAN68.com – Angkatan Perang Amerika Serikat (AS) menggelar latihan militer, kali ini melibatakan hamper seluruh matra dan diadakan dalam skala yang besar, US Army, USAF, USMC dan US Navy terlibat dalam latihan militer yang diadakan di Guam.
Dengan kode latihan “Valiant Shield”, latihan militer ini ditujukan untuk mempersiapkan diri menyambut perang terbuka menghadapi ketiga angkatan perang China, yakni PLA Army, PLAAF dan PLAN.
AS mengerahkan 11.000 prajurit, 100 pesawat tempur, dan kapal induk USS Ronald Reagan ke Pasifik Barat.
Jelas “Valiant Shiled” membuat China langsung “terhentak”. Dikutip pikiran-rakyat.com, latihan ini mendapatkan respon dari China, dan negara tirai bambu ini langsung mengeluarkan statemen “siap perang” menanggapi tantangan AS ini.
Washington memang sedang gencar-gencarnya menggelar latihan perang di kawasan Indo-Pasifik, ini disebakan manuver Beijing di Laut China Selatan dan Timur.
Laksamana Muda Michael Boyle, Kepala Operasi Maritim Armada Pasifik AS menyatakan bahwa operasi ini akan memberi peluang pihaknya menambah “kemampuan mematikan”.
Komandan Angkatan Udara AS di Pasifik Jenderal Charles Q. Brown Jr. menegaskan pada awal tahun ini bahwa wilayah Indo-Pasifik merupakan “prioritas utama”. “Indo-Pasifik masih menjadi kawasan paling penting di dunia dan menjadi medan perang prioritas bagi Kementerian Pertahanan AS,” tuturnya.
Media pemerintah Republik Rakyat China (RRC), Global Times, meminta rakyat Tiongkok untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan peperangan.
