Surattini mengatakan setiap tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Disperkimta selalu mengajukan proposal pengusulan bantuan terhadap sejumlah KK miskin yang belum memiliki tempat tinggal layak. Langkah ini diambil sebagai upaya dalam pengentasan kemiskinan berdasarkan program 12 PAS Bupati Buleleng poin kedua yakni dalam hal penanggulangan kemiskinan di Buleleng.
“Saat ini, untuk program bantuan bersumber dari DAK pun, Buleleng mendapatkan jumlah bantuan paling banyak dari sejumlah kabupaten yang ada di Provinsi Bali. Di setiap ada kesempatan, kita berusaha untuk lakukan pengusulan, mengingat program-program tersebut sangat efektif dalam pengentasan kemiskinan di Buleleng,” katanya.
Selanjutnya, terkait bantuan stimulan akan dilakukan proses administrasi pada akhir tahun ini juga. Pemerintah sendiri disebut telah menyiapkan anggaran mencapai Rp11.000.00p lebih. Masing-masing KK akan menerima bantuan stimulan tersebut senilai Rp17.500.000.
Penulis: Francelino
Editor: Sarjana
