Puluhan Saluran Drainase Menganga di Pinggir Jalan, Bikin Pengendara Merasa Ngeri

“Ya memang kondisinya sungguh mengkhawatirkan, bisa membahayakan bagi pengguna jalan dan pengendara. Apalagi jalan itu sering macet, padat, sehingga badan jalan yang dipakai itu cuma sedikit,” ucapnya.

Zubeir berharap agar lubang-lubang tersebut dapat ditutupi atau setidaknya diberi tanda maupun pembatas, sehingga masyarakat ataupun pengendara yang berlalu lalang di sana dapat berhati-hati.

“Yang paling bahaya saat hujan, kondisi pandangan bisa kabur dan berkurang, harapannya ini ditutup lah lubang-lubangnya. Karena ukurannya lebar-lebar, jangankan motor, kalau silap mobil pun bisa terperosok,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Medan, Zulfansyah Ali Saputra mengatakan sal drainase tersebut biasanya ditutup masyarakat sekitar.

“Ya sebenarnya itu bukan lubang, tapi sal drainase terbuka. Kita tidak menutup sal drainase, biasanya masyarakat yang berada di sekitar yang menutupnya sendiri,” ucapnya

Ia mengatakan, penutupan sal drainase bukan kewajiban dinas PU. Meski demikian katanya tidak menutup kemungkinan pihaknya melakukan penutupan apabila sudah ada perencanaan sebelumnya.

“Ya bukan, kalo pun ada saluran drainase yang akan kita tutup dengan coverslab tentunya sudah direncanakan, dan bukan di semua titik, tapi ada penutupan coverslab di beberapa titik, dan tentunya ada alasannya,” pungkasnya.(cr21/tribun-medan.com)

BAGIKAN KE :