Antisipasi Rob di Belawan, FABB Usulkan Gubsu Pulihkan Ekosistem Mangrove di Zona Penyangga

Dikutip dari: medanbisnisdaily.com

Medanbisnisdsily.com – Belawan. Tokoh masyarakat Belawan yang juga Dewan Pembina Forum Anak Belawan Bersatu (FABB), H Irfan Hamidi meminta Gubernur Sumatra, Edy Rahmayadi segera mungkin menertibkan penggunaan lahan di dua zona penyangga yang beralih fungsi digunakan sebagai areal pertambakan dan perkebunan sawit, guna memperkecil dampak buruk banjir rob yang menimpa kawasan Kecamatan Medan Belawan dan sekitarnya.

Hal itu dikemukakan H Irfan Hamidi ketika menghadiri rapat koordinasi bersama unsur Dinas Provinsi Sumatera Utara, unsur perwakilan pemerintah pusat, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang, unsur BUMN dan BUMD , seperti PT Pertamina, PT Pelindo , PT KAI, PT Pembangunan Perumahan, dan unsur tokoh masyarakat di Rumah Dinas Jabatan Gubernur, Jalan Sudirman No 41 Medan, baru-baru ini.

Tindakan penertiban di dua zona penyangga yang berlokadi di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak dan Sungai Dua yang berada di Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang yang kawasannya dialihfungsikan sebagai kebun kelapa sawit dan pertambakan, kata H Irfan, setidaknya akan mampu mengurangi debit ketinggian air pasang yang merambah permukiman penduduk.

“Kita tidak mungkin mampu melawan siklus alam dan perubahan akibat kebutuhan pembangunan, tetapi setidaknya kita semua harus bisa mengelola agar hal tersebut tidak sampai menimbulkan dampak negatif yang berkepanjangan dan menimbulkan penderitaan bagi banyak orang,” ujar Irfan Hamidi yang dalam pertemuan itu bersama tokoh masyarakat Hamparan Perak, H Syarifuddin Siba dan tokoh muda Belawan, R Khairil Chaniago.

BAGIKAN KE :