PROGRAM PEN: TPAD BULELENG SOSIALISASIKAN KE DPRD BULELENG

“Setelah tenaga kerja terserap, lalu punya pendapatan maka dia bisa bertransaksi ekonomi. Jadi bukan bangunan itu yang melahirkan ekonomi langsung, tapi ekonominya lebih kepada para pekerja,” jelasnya.

Dari usulan yang telah dirancang, Suyasa mengatakan akan tetap mengajukannya. Ia mengatakan, Program PEN dari Pemerintah Pusat ini memang untuk infrastruktur.

“Ini sudah fix. Sekarang tinggal DPRD menyetujui dalam KUA-PPAS. Kalau sudah masuk KUA-PPAS baru bisa kita lanjutkan,” imbuhnya.

Masih kata suyasa, total usulannya mencapai Rp 571 miliar dan akan diusulkan bulan ini. Suyasa mengatakan usulan ini akan dianalisa lagi oleh Pemerintah Pusat.

“Kita tidak bisa memutuskan dana yang akan didapatkan. Nanti akan ditentukan oleh analisa dari pusat. Masih ada proses administrasi yang harus dikirim ke Pusat,” pungkasnya.

Dalam sosialisasi itu, sejumlah anggota dewan yang bukan berlatar belakang olahragawan melakukan reaksi keras terhadap rencana perbaikan sarana olahraga seperti pembangunan tribun Stadion Mayor Metra yang rencananya menelan biaua Rp 20 miliar, sehingga stadion itu bertaraf nasional nomor dua setelah Stadio Dipta Gianyar. Selain itu juga ada pembangunan tribun Kolam Renang Pidade, serta GOR.

Penulis/Editor: Francelino

BAGIKAN KE :