Dokter Cantik Putri Indonesia Jawa Barat 2020, dr. Jeanatasia Kurnia Sari

Ia mengaku sangat bersemangat sekali lantaran selain berprofesi sebagai dokter iapun kini menjadi tokoh publik yang lebih dikenal banyak orang. Menurutnya, aktivitas di dunia modeling memberikan banyak ruang bagi Jean untuk mengenal lebih banyak orang. “Ini pengalaman baru buat saya mulai 2018 di situ saya makin punya banyak chanel ketemu banyak orang, memberikan ilmu saya menjadi berkah bagi sekitar saya,” jelasnya.

“Saya pengen gak cuma jadi dokter yang interaksi jadi pasien di lingkungan yang kecil tapi saya ingin lebih dari itu, saya pengen punya dampak yang lebih besar buat masyarakat yang luas.  Ia pun mengatakan sangat nyaman menjalani aktivitasnya sebagai dokter dan sebagai model secara berbarengan. Kuncinya, hanya pandai-pandai saja mengatur waktu.

“Ngatur waktunya setengah-setengah, pandai aja ngatur waktu sih. Saya ngambil praktek seminggu 2 sampai 3 kali, sisanya saya aktivitas yang lain di luar kedokteran. Seru sih jadi nggak bosen jadi lebih berwarna aja,” tukasnya.

Dunia modeling bisa dibilang menjadi rumah kedua bagi Jean selain berprofesi menjadi dokter. Pengalaman yang sudah dilaluinya sangat berarti bagi Jean untuk bisa terus menolong antar sesama.

Perjuangannya luar biasa sulit pasti ya, tapi semua itu terbayar kok apalagi kalau ketemu pasien dengan sesimpel kata pasien saya atau keluarga pasien berkata terima kasih ya dok, saya udah sembuh, keluhan saya udah membaik. Itu luar biasa sekali itu kaya made my day banget ternyata perjuangan saya selama ini gak sia-sia apa yang saya punya bisa dibagikan ke orang lain,” imbuhnya.

Dalam tiga tahun terakhir, ia aktif melakukan edukasi ke berbagai kalangan wanita mengenai kanker serviks, pencegahan hingga pengobatannya.

Dengan meningkatnya angka kematian wanita karena kanker serviks, ia ingin melakukan perubahan untuk menurunkan angka kejadian kanker serviks. Ia berharap dengan gelar Puteri Indonesia dapat lebih mudah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Semuanya mari bersyukur karena kita dipercaya Tuhan untuk mendapat kesempatan membantu sekitar kita, karena Tuhan sudah memberikan kesempatan kepada kita maka kita harus memberikan yang terbaik,” ucapnya.

“Percayalah kalau niat kita baik pasti Tuhan bantu kok. Mungkin terlihat berat menakutkan menyeramkan tapi kalau kita percaya pasti akan berjalan lancar dan percayalah Corona ini pasti akan berakhir,” ucap Jean menutup perbincangan.(1-M)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *