Kadisdik Pacitan Berikan Penjelasan, Salah Satu Stafnya Yang Meninggal Gegara Covid-19

Pacitan, liputan68.com- Satu aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Dinas Pendidikan, Kabupaten Pacitan, yang meninggal di salah satu rumah sakit yang ada di Ponorogo, ternyata benar positif covid-19.

Sebelumnya, ASN tersebut dikabarkan meninggal karena sakit Hepatitis. “Memang benar salah satu staf di Bidang Tenaga Kependidikan, positif covid-19. Namun saat meninggal hasil swab belum keluar. Dan diagnosis sementara saat itu memang Hepatitis. Sekalipun hasil rapid diagnotic test (RDT) menyatakan reaktif,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Daryono, Selasa (3/11).

Daryono menjelaskan, meski salah satu stafnya dinyatakan sebagai pasien porbable covid-19, namun almarhum sejak tanggal 12 Oktober lalu sudah cuti, lantaran sakit liver dan harus menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit yang ada di Ponorogo.

Selain itu, sebelum yang bersangkutan wafat, tepatnya sebelum cuti bersama pekan lalu, seluruh ruangan di Dinas Pendidikan, sudah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. Utamanya ruangan bidang tenaga kependidikan. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Dharmawanita Kabupaten Pacitan, untuk menanyakan apakah ada staf atau keluarga di lingkungan Pemkab Pacitan, yang menjenguk atau pernah melakukan kontak erat dengan almarhum. Dan Alhamdulillah, beliau (Ketua Dharmawanita Kabupaten Pacitan) menyatakan, tidak ada yang menjenguk ke Ponorogo ataupun kontak erat dengan almarhum,” jelas mantan Staf Ahli Bupati Pacitan ini.

BAGIKAN KE :