Ratusan Pelajar SMP di Buleleng Ikuti Pelatihan Menulis Lontar

Singaraja, LIPUTAN68.com – Demi mempertahankan dan melestarikan warisan budaya leluhur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng menggelar pelatihan menulis lontar. Giat ini diikuti oleh ratusan pelajar tingkat Sekolah Menengah pertama (SMP) yang ada di Buleleng.

Pelatihan ini digelar dengan dua metode yakni secara langsung dan secara virtual. Pelatihan yang digelar secara langsung, dilaksanakan di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Kamis (12/11/2020).

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan selain melestarikan warisan budaya leluhur, pelatihan ini juga ditujukan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda. Khususnya tentang budaya kearifan lokal berupa manuskrip. Buleleng sendiri memiliki Museum Gedong Kirtya yang dikenal satu-satunya museum lontar yang ada di Bali. Museum yang sudah memiliki reputasi dan dikenal hingga mancanegara.

“Kita memberikan edukasi kepada generasi muda kita di Buleleng, tentang pengenalan dan cara menulis lontar yang benar. Dengan mereka mengenal, tentu akan sayang dan peduli dengan khasanah budaya utamanya manuskrip tulisan diatas daun lontar,” ujarnya.

BAGIKAN KE :