Jakarta, LIPUTAN68.com – Bukan saja Polri yang melakukan mutasi, tetapi dari Mabes TNI pun melakukan mutase besar-besar bagi para perwira menengah dan perwira tinggi di tiga matra. Sekitar 129 perwira tinggi terkena mutase berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/991/XI/2020 tanggal 18 November 2020, seperti disampaikan dalam siaran pers Mabes TNI Jumat (20/11/2020) dan dilansir Antara.
Dari para perwira tinggi itu, ada sejumlah Pangdam yang ikut terkena mutasi. Di antaranya Pangdam IX/Udayana yang dijabat Mayjen TNI Kurnia Dewantara. Dewantara yang baru sekitar 5 bulan (25 Juni-18 November 2020) menjabat Pangdam IX/Udayana ditarik ke Mabes sebagai Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).
Posisi yang ditinggalkan Dewantara akan diisi Danpaspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, sebagai Pangdam IX/Udayana. Maruli adalah menantu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan.
Jabatan bergengsi Danpaspampres akan dijabat oleh Brigjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, yang sebelumnya menjabat Danrem 061/Sk (Bogor) Kodam III/Slw. Dengan jabatan baru itu maka Agus Subiyanto pun dinaikkan pangkatnya menjadi Mayor Jenderal (Mayjen).
Bukan hanya sejumlah Pangdam yang dimutasi tetapi Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos, juga dimutasi dan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).
Jabatan empuk Wakasad menjadi milik Mayjen TNI Herman Asaribab, yang sebelumnya menjabat Pangdam XVII/Cendrawasih di Papua.
Kursi Pangdam XVII/Cen diisi oleh Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, yang sebelumnya sebagai Dansecapaad.
