PMI Buleleng Berikan Pelatihan MTDB Kepada Satgana

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Pendidikan dan Latihan (TP2L) PMI Buleleng Made Mahendra Gautama menyebutkan bagaimana peserta melakukan tanggap darurat suatu bencana juga ditekankan dalam pelatihan kali ini. Peserta melatih diri dengan spesialisasi masing-masing. Dalam satu tim, ada yang ahli dalam pertolongan pertama, logistik, dan juga manajemen pengungsian. Para peserta akan belajar standar minimum yang diperlukan. “Begitu ada bencana, ada pengungsian, apa yang harus dipersiapkan. Standar minimum itu yang disiapkan,” sebutnya.

Dirinya menambahkan praktek juga dilakukan di tempat pelatihan. Jika sebelum pandemi covid-19, panitian akan mencari tempat sesungguhnya atau di alam. Namun, karena situasi pandemi dan menjaga imun tubuh peserta, praktek dilakukan di areal tempat pelatihan. Untuk pembuatan tenda, lapangan di sekitar areal juga dipinjam. “Bagaimana membuat roadmap pengungsian dan manajemen tanggap darurat lainnya,” imbuh Mahendra Gautama.

Pelatihan MTDB kepada Satgana ini akan berlangsung selama enam hari dari tanggal 23-28 November 2020. Diikuti oleh 23 orang peserta yang berasal dari Korps Suka Rela (KSR) PMI Unit Markas Kabupaten Buleleng dan empat unit KSR PMI Perguruan Tinggi di Buleleng. frs/jmg/*

BAGIKAN KE :