Lembata, LIPUTAN68.com – Gunung Api Ile Lewotolok yang terletak di Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata kembali mengalami erupsi pada Minggu (29/11/20) sekitar pukul 09:27 wita. Erupsi gunung api aktif ini disertai dengan materi abu vulkanik, pasir dan kerikil.
Wartawan Jarrakposkupang.com (Jarrak Media Group/JMG) Artos Tobiona dari Kabupaten Lembata, NTT, melaporkan bahwa dua desa di lereng gunung itu terdampak paling parah yakni Desa Lamawara dan Bungamuda.
Dilaporkan bahwa ketebalan material erupsi hingga 2 sentimeter menutupi jalan badan dan lokasi sekitarnya.
Tadeus Duru Langobelen, warga masyarakat Desa Lamawara mengaku bahwa ketika terjadi erupsi, warga berhamburan keluar rumah dan berlari dalam suasana panik. “Saat hujan batu turun, banyak warga yang panik dan berhamburan keluar rumah, banyak yang menuju Gereja karena agak aman. Ada juga yang mempunyai kendaraan langsung bergerak ke lokasi kebun di Parek Walang, setelah berkumpul di Gereja baru dijemput ke Lewoleba,” tutur Tadeus.
