“Pemilih di kota Medan ini saya meyakini tidak mau dibohongi lagi dengan politik simbolitas dan politik identitas. Karena pemilih juga tau siapa Akhyar Nasution sebelumnya”, terang Aswan.
“Kita bisa banyak belajarlah dari Pilpres dan Pigubsu lalu yang menggunakan politik simbolitas dan identitas, tapi dapat apa rakyat yang memilih, ternyata tidak dapat apa-apa. Berhentilah dengan politik bohong-bohonganan yg bersembunyi dibalik simbolitas dan identitas.” terang Aswan lagi.
(LM-01)
