LAMPUNG TENGAH, WWW.LIPUTAN68.com-Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) telah usai dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 lalu, dan momentum tersebut menjadi ajang pesta demokrasi di Indonesia di 270 Daerah.
Salah satunya yaitu Kabupaten Lampung Tengah, yang dikenal dengan slogan beguwai jejamo wawai dengan jumlah pemilih 922.458 (Daftar Pemilih Tetap) di 28 Kecamatan.
Namun sangat disayangkan, Pesta Demokrasi yang telah berlangsung damai, lancar dan tertib tersebut berkembang isue-isue yang disinyalir sengaja diciptakan pihak-pihak tidak bertanggungjawab dalam rangka upaya black campaign, salah satunya isue money politik.
Hal tersebut disayangkan oleh Ramanda Ansori, S.H, sebagai Ketua Millenial Creative Society Kabupaten Lampung Tengah, menyatakan bahwa itu sebagai bangunan isue yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak berkepentingan.
“Bahwa temuan tersebut dipastikan tidak benar, faktanya akan diperiksa dan diputus oleh pihak Bawaslu sesuai ketentuan dan peraturan Perundang-undangan yang berlaku”, kata Ramanda, Minggu (13/12/2020).
Lebih jauh, Ramanda memberikan apresiasi kepada masyarakat Lampung Tengah yang turut berpartisipasi mewujudkan demokrasi yang sehat, bersih dan jujur sehingga melahirkan Bupati-Wakil Bupati pilihan rakyat.
“Suara rakyat harus dihormati, oleh karena itu Pasangan Calon (Paslon) yang terpilih dengan suara terbanyak di Lampung Tengah harus kita akui, karena keunggulan Visi-Misi dan program kerja yang pro rakyat. Tentunya Paslon tersebut sosok pemimpin yang mendapatkan tempat di hati rakyat”, Imbuhnya.
