“Layanan kendaraan online adalah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Guru Besar ITB Bambang Riyanto Trilaksono menjelaskan, hingga 2025 setidaknya ada 10 juta kendaraan listrik otonom akan digunakan di jalan. “Dalam satu dekade, fully autonomous vehicle merupakan keniscayaan,” kata Bambang.
Untuk itu, diperlukan arah kebijakan dan kerangka kerja agar kendaraan otonom bisa dioperasikan di kota-kota besar di Indonesia. Kesiapan teknologi diperlukan standar. Selain itu, pemerintah perlu melakukan studi banding terkait regulasi kendaraan listrik otonom di beberapa negara.
“Terutama menyangkut keselamatan sangat penting diperhatikan,” ujarnya.(1-M)
