Beragam strategi pun dilakukan lembaga antirasuah, mulai dari strategi pendidikan masyarakat, strategi pencegahan, dan strategi penindakan. Firli menegaskan, semua strategi tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan menjadi core bussiness pemberantasan korupsi yang dijalankan secara simultan dan berkelanjutan.
“Kami akan tuntaskan perkara korupsi secara profesional, akuntabel, kepastian hukum, keadilan, menjunjung tinggi HAM serta tidak pandang bulu. Itu adalah kunci kerja kami,” urai Firli Bahuri.
“Mari diingat kembali semua statement saya sejak 2019 lalu saat kami mengikuti fit and proper test di DPR RI mengenai konsep pemberantasan korupsi mulai strategi pendidikan masyarakat, pencegahan dan strategi penindakan,” sambungnya.
Yang tak kalah penting, kerja KPK dilakukan dengan menjalankan konsep kolektif kolegial bersama lembaga penegak hukum lain. Ibaratnya, lanjut Firli, kerja KPK seperti pertunjukan orchestra di mana semua pemain dan alatnya memainkan pada kunci dan nada yang sama, serta bermain pada tatarannya.
“Soal penilaian, kami serahkan kepada publik, tapi kami selalu berupaya sekuat tenaga untuk melakukan yang terbaik. Walaupun kami menyadari tidak pernah sebagai yang terbaik,” tandasnya.(1-M)
