Demokrat Memanas, Diduga Punya Campur Tangan Terkait Masalah ‘Kudeta’ Presiden Jokowi Jadi Ikut Terseret, Kenapa?

Jakarta, Liputan68.com | Santernya peredaran kabar perihal gerakan kudeta alias pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat yang diduga didalangi Moeldoko dan beberapa kader Demokrat lainnya secara perlahan benar-benar tampak mencuat ke permukaan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), yakni Dedi Kurnia Syah, mengatakan bahwa jikalau ternyata benar memang ada pertemuan di Deli Serdang, Sumatera Utara (seperti yang diungkap Andi Arief sebelumnya), maka hal tersebut memang membenarkan kabar soal Moeldoko yang ingin menguasai Partai Demokrat.

Menurut Dedi, dengan sikap terbuka Moeldoko yang seperti itu sudah seharusnya membuat Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengambil langkah tegas.

Adapun langkah tegas yang dimaksudkan, yaitu dengan melakukan pencopotan Moeldoko dari lingkaran Istana.

“Jika upaya Moeldoko sedemikian terbukanya, mestinya Presiden mengambil langkah tegas dengan membebaskan Moeldoko dari KSP,” ujar Dedi pada hari Jumat ini, 5 Maret 2021, dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Dedi juga menganalisis sebuah kemungkinan sehingga terlahir dugaan bahwa Jokowi mungkin saja melakukan pembiaran yang memang disengaja.

Lalu kalaupun hal itu terbukti benar, maka dugaannya ialah ada campur tangan Istana untuk menganggu kepemimpinan di Partai Mercy, dengan kata lain itu adalah desain dari pemeritahan Jokowi.

BAGIKAN KE :