Pemerintah Pusat Rencana Impor Beras 1 Juta Ton, Kali Ini Gubernur Gorontalo Tolak Tak Dikirim ke Gorontalo

Melalui surat itu, Rusli berharap serapan beras pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) dari petani lokal bisa dimaksimalkan.

“Jadi kalau pun impor beras itu jadi, kita bermohon tidak dikirim ke Gorontalo. Pasti itu akan sangat memukul petani. Berasnya sudah susah dijual, impor masuk ini akan sangat merugikan,” terang politisi Golkar itu.

Sementara rata-rata konsumsi beras Gorontalo mencapai 10 Ribu hingga 11 Ribu Ton per bulan. “Nah, kalau kita kali 3 saja, kita masih ada kurang lebih 19 Ribu Ton yang surplus,” ujar Muljady.

Menurutnya, kondisi stok beras di Gorontalo cukup hingga akhir tahun dengan luas panen setiap tahunnya mencapai 70.000 Hektar.
Bulog Gorontalo juga diminta lebih aktif menyerap beras petani lokal daripada membeli beras luar daerah, apalagi beras impor. (Red/Zull)

BAGIKAN KE :