Jakarta, Liputan68.com | Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa ditingkatkan dari level sebelumnya 18-20% dari total kredit menjadi lebih dari 30% di tahun 2024.
“Bapak Presiden memberikan arahan bahwa kredit UMKM ini ditargetkan lebih dari 30% ditahun 2024,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Senin (5/4/2021).
Selain itu, menurut Airlangga, Presiden Jokowi juga membahas soal realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dimana tahun 2020 mencapai lebih dari Rp198 triliun atau lebih dari 104% dari yang ditargetkan.
KUR itu sendiri terdiri dari Kredit Usaha Mikro dibawah Rp10 miliar dan penyalurannya Rp8,49 triliun dari sekitar 4% yang mendapatkan total kredit atau sekitar 2,4 juta nasabah.
Kemudian yang terbesar adalah untuk kredit Rp10-50 juta yang jumlah totalnya sekitar Rp128 triliun atau 65% dari total penyaluran kredit dengan total nasabah sejumlah 3,6 juta nasabah.
Selanjutnya untuk kredit KUR Kecil yang Rp50-500 juta itu besarnya penyaluran mencapai Rp59 triliun dengan total nasabah 2,4 juta. Selain itu KUR TKI yang besarnya mencapai Rp75 juta.
“Arahan Bapak Presiden adalah KUR yang tanpa jaminan yanh selama ini angkanya dibawah Rp50 juta, ini ditingkatkan plafonnya menjadi Rp100 juta,” ungkap Airlangga.
