Wabup Pakpak Bharat Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Nurul Islam Salak

Menurut ketua panitia pembangunan Masjid Nurul Islam Salak, Mhd. Said Darwis Boangmanalu,SE, dalam laporannya menjelaskan bahwa, Pembangunan masjid ini direncanakan memakan biaya sekira 6,6 milyard. adapun dasar pembangunan Masjid Nurul Islam Salak adalah hasil musyawarah pengurus BKM Masjid Nurul Islam Salak dan para jemaah. Jauh sebelumnya masjid Nurul Islam Salak ini berukuran 12×12 meter.Namun atas  perkembangan zaman dan melihat kondisi pada saat acara solat Jumat, Shalat Idul Fitri serta acara-acara besar lainnya, masjid ini dinilai tidak memadai lagi maka, untuk jangka panjangnya dipandang perlu pembangunan gedung baru sehingga dapat memuat jemaah begitu juga buat tamu-tamu dari luar Pakpak Bharat.

Mhd. Said Darwis Boangmanalu,SE yang juga anggota DPRD Pakpak Bharat dari Partai PKS tersebut memandang perlu untuk mempertahankan lokasi ini karena keberadaan masjid ini berdampingan dengan Gereja terbesar di Kabupaten Pakpak Bharat merupakan suatu cerminan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Pakpak Bharat terjalin baik dan harmonis.

Mengingat jemaah Masjid Nurul Islam Salak ini minoritas maka pembangunan masjid ini agak terkendala dalam pembiayaan pembangunan sehingga pemerintah menurunkan hibah sekira 1.5 M ditambah dengan dana kas BKM sehingga pembangunan tahap I bisa berjalan sesuai rencana.

Demi kelangsungan pembangunan Masjid ini kami juga tidak bosan bosan untuk menggerakkan hati pemerintah dan jemaah untuk memberikan bantuan terhadap pembanguanan ini sehingga pembangunan yang menelan biaya sekira 6.6 M bisa terlaksana sesuai dengan rencana.

Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin  mengatakan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menyambut baik atas inisiatif BKM,Panitia serta para jemaah berupaya mencari dana untuk pembangunan masjid ini. Pemkab Pakpak Bharat sejalan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh BKM dan panitia karena sesuai dengan  visi misi Pemkab membangun Pakpak Bharat yang makin Nduma berdasarkan budaya dan agama.

“Pembangunan ini juga membantu pemerintah dalam memotivasi umat atau jemaah untuk beribadah dan bekerja” ujar Wakil Bupati.

BAGIKAN KE :