Bupati Aceh Singkil dan Bupati Pakpak Bharat Harap Pembangunan Jalur Aceh-Toba Terwujud Tahun 2022

Bupati Franc meminta kepada unsur-unsur terkait dalam rencana percepatan pembangunan ini, agar segera menyelesaikan segala dokumentasi dan administrasi yang diperlukan.

“Pembukaan jalur tersebut lebih ekonomis dari segi cost karena jarak Singkil menuju Bandara Silangit hanya 4 Jam perjalanan saja. Hal itu jauh lebih efektif dan ekonomis jika dibanding Singkil –Kuala Namu yang memakan waktu 8 Jam perjalanan. Jika jalur ini rampung maka hasil hasil laut dari Singkil,Subullusalam maupun dari Daerah Aceh lainnya akan mudah dipasarkan ke Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi dan Humbahas serta di sejumlah kabupaten yang ada seputaran Danau Toba. Demikian sebaliknya, hasil pertanian masyarakat seperti sayur mayur dan Food Estate dari Humbahas, dan Pakpak Bharat serta kabupaten lainnya juga akan lebih mudah dikapalkan untuk eksport melalui pelabuhan Singkil. Jadi kalau nanti jalur Aceh-Toba ini sudah terbuka, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat antara dua Kabupaten ini otomatis juga meningkat” terang Bupati Franc.

Sementara itu, dukungan penuh juga dinyatakan oleh Bupati Kabupaten Aceh Singkil. Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, meminta setiap pimpinan OPD dikedua kabupaten ini agar terus mengintensifkan komunikasi sehingga program percepatan pembangunan jalur Aceh Singkil -Toba ini dapat direalisasikan di tahun 2022 mendatang.

Keseriusan antara kedua kabupaten ini dalam percepatan infrastruktur Aceh-Toba ini juga disepakati dalam bentuk perjanjian kerja sama (PKS) sehingga bentuk kerjasama nanti bisa dituangkan lebih spesifik pada bidang masing-masing kerja sama.

(LM-01)

BAGIKAN KE :