“Dapat kami tambahkan bahwa belanja-belanja yang bersifat material yang di rencanakan untuk menunjang prioritas pembangunan dan pemulihan ekonomi sudah disusun seoptimal mungkin dalam rancangan APBD tahun anggaran 2022 dan kita harapkan bersama dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat.” katanya.
Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp. 20.500.675.000,- (dua puluh miliar lima ratus juta enam ratus tujuh puluh lima ribu rupiah), adalah merupakan target PAD yang sudah dirasionalkan dengan mempertimbangkan situasi, kondisi dan regulasi yang ada serta melalui analisis masing-masing OPD pengelola pajak dan retribusi sehingga target tersebut mengalami perbedaan dengan target RPJMD.
Adanya penurunan target PAD tahun 2022 terutama disebabkan adanya perubahab mata anggaran berupa pendapatan dana kapitasi jaminan kesehatan nasional FKTP yang merupakan pendapatan transfer sehingga dialihkan menjadi pendapatan hibah.
Hadir dalam kesempatan ini unsur pimpinan dan anggota DPRD Pakpak Bharat, unsur Forkopimda, pimpinan OPD serta pejabat struktural, tokoh masyarakat serta unsur lainnya.
(LM-01)
