Oleh: Dr Purwadi M.Hum.
(Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA. Hp 087864404347)
A. Mata Air Sejarah
Jaman kerajaan Demak Bintara berdiri tahun 1478. Raden Patah Jimbun Sirullah Syah Alam Akbar melakukan tapa kungkum di Umbul Saren. Dengan harapan seluruh sentana dan kawula Kraton Demak mendapat kawibawan kawidadan kabagyan sarta kamulyan.
Anjuran Sunan Kalijaga ini berlanjut pada tanggal 24 Juli 1546 saat Joko Tingkir mendirikan Kerajaan Pajang. Dengan gelar Sultan Hadiwijaya Kamidil Jimbun Sirullah Syah Alam Akbar Panetep Panatagama, Joko Tingkir jaya menjadi raja.
Demikian juga Panembahan Senapati ing Ngalaga Khalifatullah Abdurrahman Sayiddin Panetep Panatagama. Raja Mataram tahun 1582 – 1601 kerap melakukan ritual di Umbul Saren. Tidak mengherankan bila umbul Saren menjadi tempat untuk lelaku.
Terapi kesehatan di Umbul Saren dilakukan dari waktu ke waktu, nak tumanak run tumurun. Para Pangarsa negari lelaku dengan sepenuh hati. Ilmu itu kelakone kanthi laku. Mirip tata cara di kawasan Sendang Joholanang. Sumber mata air historis yang menawarkan kebijaksanaan hidup.
Contoh yang amat tepat adalah suasana paguyuban tingkat sederhana. Hari Minggu, 12 Desember 2021 dasa wisma Flamboyan berkunjung ke Umbul Saren. Kumpulan arisan diselenggarakan di warung Mbah Narto. Sebagai tuan rumah yakni Bu Yudi warga RT 27 Minomartani Yogyakarta. Acara begitu semarak meriah.
Air mengalir deras. Bening dan bersih air kinclong kinclong cocok untuk wisata keluarga. Anak anak berenang bersama orang tua. Riang gembira sepanjang masa. Seolah-olah masalah pergi dengan sendirinya. Benar benar umbul Saren melupakan kepenatan dan kebosanan. Suasana selalu hadir segar.
Terapi kesehatan sesuai dengan lingkungan yang sehat dan bersih. Angin berhembus. Dedaunan meliuk liuk menari nari ke kanan dan ke kiri. Pohon kelapa, pisang, tebu tampak hijau. Sedap mata memandang.
Mata air yang terletak di daerah Kalasan Sleman itu memang indah Permai. Sebelah utara gunung Merapi menjulang tinggi. Awan yang menyelimuti langit malah menampakkan hiasan indah. Umbul Saren ini tepat di tengah sawah. Suasana pedesaan terasa sangat damai.
Umbul Saren merupakan wujud tempat wisata yang sesuai dengan janturan pedalangan. Negari kang panjang punjung pasir wukir, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem karta raharja.
B. Pandangan Wibawa Alam.
Wisata Renang Alam amat didukung oleh peristiwa masa silam. Guna penyusunan butir butir kearifan lokal. Maka perlu materi sejarah yang bersumber dari alam sekitar secara langsung.
Dari data yang ada amat menguntungkan. Jelas sekali bahwa Umbul Saren Kalasan Sleman Yogyakarta ini bersifat alami. Alam indah permai cicok beragam keperluan. Mulai dari olahraga sampai pertamuan organisasi.
