Soal Video Viral ASN Humbahas, Hendro Susanto Minta BKD Sumut Investigasi

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Video oknum aparatur sipil negara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, viral berjoget-joget sambil memegang botol minuman di media sosial, dikecam banyak pihak.

Terkini, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hendro Susanto dibuat berang atas peristiwa dimaksud.

Ia pun mengaku miris melihat perilaku oknum ASN yang disebut-sebut dari Dinas Kesehatan Kabupaten Humbahas tersebut.

Melalui pernyataan tertulisnya kepada liputan68.com, Hendro meminta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu, Faisal Arif Nasution, untuk melakukan investigasi atas kejadian memalukan tersebut, dan membuat laporan ke Komisi ASN agar oknum-oknum ASN dimaksud diberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah.

“Harusnya sebagai ASN dapat memberikan contoh yang baik, karena ASN itu dalam UU No.5/2014 adalah profesi bagi pegawai negeri sipil atau PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah,” katanya.

Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Sumut ini juga bilang, jajaran BKD Setdaprovsu langsung ke Humbahas dan memanggil sekretaris daerahnya untuk menindak oknum yang ada dalam video tersebut jika terbukti.

“Seragam ASN yang digunakan oleh oknum tersebut dengan perbuatan itu, sungguh telah mencoreng jiwa korsa ASN,” tegasnya.

Politisi muda asal daerah pemilihan Binjai-Langkat menambahkan, jika hal itu benar maka jelas telah menodahi profesi ASN yang berlandaskan pada prinsip nilai dasar, kode etik dan kode perilaku, komitmen, integritas moral, dan tanggungjawab pada pelayanan publik.

“Apalagi sekarang kita masih berjuang terhadap jenis Covid-19 omricron, ini malah cuek dengan prokes. Parah,” kesal dia.

Menurutnya bersama BKD Setdaprovsu, pihaknya tengah membangun merit sistem melalui koordinasi intens dengan pemerintah pusat.

“Dengan kejadian tersebut menunjukkan bahwa harus segera dilakukan supervisi berkala ke seluruh ASN kabupaten/kota di Sumut oleh kepala BKD Sumut untuk dibina,” pungkasnya. (LM-02)

BAGIKAN KE :