Liputan68.com.COM – Membebaskan penderitaan seekor buaya monster sepanjang 4 meter berkalung ban, beginilah kisah heroik seorang pria di Palu, Sulawesi Tengah.
Buaya itu tak leluasa bergerak selama beberapa tahun. Pasalnya di lehernya terlilit sebuah ban sepeda motor.
Untuk melepaskannya dari lilitan beberapa orang sudah mencoba, namun hal itu sia-sia karena buaya itu dikenal sebagai binatang yang buas.
Buaya itu akhirnya bisa dilepaskan dari ban yang melilitnya.
Seorang Pria yang bernama Tili (35) adalah seorang pria yang dari Sragen, Jawa Tengah yang melakukan proses penengkapan buaya.
Untuk memancing kedatangan buaya tersebut tili menunggu dengan bersabar beberapa minggu dan akhirnya dapat terjerat pada hari Senin ( 7/2/2022).
Buaya berkalung ban itu ditangkap di sekitar Jembatan Palu II, Jl I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.
Warga berinisiatif untuk melepaskan ban yang melilit leher buaya sepanjang 4 meter tersebut. Mereka memotong ban dengan cara menggergaji dengan bantuan beberapa orang, untuk melepas ban tersebut.
Pasang Umpan Selama 3 Minggu,
karena berhasil melepas ban yang melilit buaya sepanjang 4 meter, warga sekitar menyebut Tili lebih hebat daripada Panji Petualang.
Sejak 2016, banyak orang yang mencoba menangkap buaya berkalung ban tersebut.
Mulai dari Panji Petualang, dua pakar pemerhati buaya dari Australia, Matt Wright dan Christ Willson, hingga terakhir Foresst Galante dan Tim Discovery Channel.
Namun, tak ada satu pun dari orang orang tersebut yang mampu menangkap buaya berkalung ban.
Pada akhirnya warga bernama Tili asal Sragen datang dan mampu menaklukkan buaya berkalung band.
Tak tanggung tanggung tili ternyata sudah tiga pekan berniat menangkap buaya tersebut.
