Menurut Iwan, berdasarkan hasil monitoring kepada pedagang minyak goreng, bahwa situasi harga dan ketersediaan minyak goreng mudah-mudahan akan normal pada beberapa hari mendatang.
“Kegiatan ini terlaksana lewat koordinasi Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dengan beberapa produsen minyak goreng di Medan. Ini adalah sebagai tindak lanjut dalam rangka penanganan kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Dairi, direncanakan akan dilaksanakan kembali operasi pasar minyak goreng kemasan sederhana sebanyak 50.400 Liter pada tanggal 1-5 Maret 2022 yang tersebar di wilayah Kabupaten Dairi,” katanya.
Iwan juga menghimbau masyarakat agar tidak membeli minyak goreng dalam jumlah yang berlebihan (panic buying). Ia juga menghimbau pedagang tidak melakukan penimbunan agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat akan kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Dairi.
(LM-01)
