Gubsu Edy Terus Beri Perhatian Serius untuk Pembangunan Kepulauan Nias

NIAS SELATAN – LIPUTAN68.COM — Pemprov Sumut menegaskan bahwa pembangunan di Kepulauan Nias tetap menjadi perhatian, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lainnya.

Menurut Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, selain memiliki potensi yang harus didorong, Kepulauan Nias adalah amanah baginya yang harus selalu tetap dijaga.

“Nias ini adalah rakyat saya, amanah untuk saya,” kata Edy saat menyampaikan paparan tentang rencana dan capaian pembangunan di Kepulauan Nias, pada pembukaan Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumut Tahun 2023 Zona Kepulauan Nias di Walo Green House, Desa Bawonifaoso, Kecamatan Teluk Dalam Nias Selatan, Senin (7/3/2022).

Dipaparkan Edy, semisal di bidang pendidikan, pada TA. 2022 dan 2023, Pemprov Sumut akan memberikan bantuan operasional pendidikan untuk pelajar miskin jenjang SMA, SMK, dan SLB sebanyak 25.526 orang. Sosialisasi budaya baca dan literasi pada satuan pendidikan tingkat menengah dan khusus, serta masyarakat sebanyak 1.000 orang di Kepulauan Nias. Serta pojok baca sebanyak lima unit dan tiga unit gerobak baca.

Di bidang kesehatan, Pemprov Sumut memberikan jaminan kesehatan melalui program Penerima Bantuan Iuran (PBI) kepada 22.958 orang tahun ini, dan 54.795 orang pada 2023. Lalu memberikan makanan tambahan ibu hamil kurang energi sebanyak 3.233 pada 2022 dan 2023. Serta diberikan paket makanan khusus tambahan balita kurus sebanyak 5.900 orang pada 2022 dan 2023.

Di bidang pariwisata, Pemprov Sumut akan membangun kios kuliner, kios souvenir, pusat informasi turis, guest house, garbage area di Nias Selatan. Serta dukungan penataan kawasan pemukiman tradisional Bawomatoluo pada 2023.

Selain itu, Edy mengatakan, Kepulauan Nias memiliki potensi agraris dan perikanan yang besar. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan berbagai dukungan untuk peningkatan sektor tersebut. Pun sektor pertanian, Pemprov Sumut akan mengadakan benih kelapa pandan wangi, bibit ketela untuk penduduk miskin.

Target produksi padi dan jagung juga digenjot dengan cara mengembangkan kawasan sentra produksi padi dan jagung di Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat. Sementara untuk perikanan, Pemprov Sumut akan memberikan coolbox dan asuransi kepada 10.000 nelayan.

“Saudara-saudaraku, potensi Nias tak diragukan lagi, Nias ini punya alam yang begitu bagus,” kata mantan Pangkostrad itu.

Adapun Pemprov Sumut sebelumnya telah menghasilkan beberapa capaian. Di antaranya bidang pendidikan, telah melakukan pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, serta peningkatan sarana pendidikan di 28 SMA dan 24 SMK di Kepulauan Nias. Di bidang kesehatan, juga diadakan dokter terbang di Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

Di bidang pertanian, telah memberikan bantuan benih unggul dan optimalisasi lahan tanaman kelapa serta peningkatan kompetensi petani di Kepulauan Nias. Serta pembangunan infrastruktur seperti pengendali banjir dan pengamanan Sungai Nou, penerangan jalan umum tenaga surya, pembangkit listrik tenaga surya sebanyak 164 unit, water purifier dan lain sebagainya.

Tepati Janji
Sesuai janjinya tahun lalu, untuk memperbaiki infrastruktur di Kepulauan Nias, Gubsu Edy Rahmayadi memastikan pada April 2022 nanti sudah mulai dilakukan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Salah satunya adalah Jembatan Idano Oyo di ruas jalan provinsi Hilimbasi – Mandrehe, Nias Barat.

BAGIKAN KE :