Kalang Simbara jadi Kampung Pancasila, Bupati Eddy Berutu: Kampung Tanpa Perbedaan Suku, Agama dan Ras

“Pemerintah memilih daerah yang dijadikan Kampung Pancasila dengan melihat tingkat toleransi agama yang tinggi. Kemudian Kampung Pancasila menjadi contoh hidup damai tanpa konflik meskipun terdapat perbedaan agama, suku, dan ras,” katanya.

Eddy Berutu mengarapkan, program Kampung Pancasila adalah meningkatnya kecerdasan masyarakat. Proses interpretasi, internalisasi, dan aktualisasi pancasila akan membentuk pribadi yang unggul.

“Kita semua penuh perbedaan karena perbedaan itu penting tetapi bukan berarti kita bermusuhan akan tetapi dengan perbedaan kita harus bersatu dan lebih rukun karena kita merupakan warga negara Indonesia yang terbingkai dengan Bhineka Tunggal Ika,” katanya.

Sementara Dandim 0206/Dairi Letkol Arh Ridwan mengatakan peresmian Kampung Pancasila ini merupakan perintah pimpinan TNI AD yang turun ke kodam dan kodim.

“Kampung Pancasila mengingatkan rasa bermusyawarah dalam mengambil keputusan untuk tercapainya rasa toleransi masyarakat, saling menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan sehingga terbina kerukunan beragama,” katanya.

(LM-01)

BAGIKAN KE :