Liputan68.com | Setelah unggul di El Clasico dengan skor 4-0, Barcelona kini semakin percaya diri.
Xavi Hernandez dan Sergio Busquets tidak akan mengesampingkan upaya Barcelona untuk memenangkan gelar Barcelona.
Pelatih Barcelona Xavi dan kapten Sergio Busquets sama-sama tidak mengesampingkan dorongan untuk meraih gelar juara di akhir musim yang luar biasa.
Terutama setelah kemenangan 4-0 Clasico mereka yang menakjubkan.
Blaugrana mengalahkan pemimpin La Liga Real Madrid dengan dua gol dari Pierre-Emerick Aubameyang bersama dengan gol dari Ronald Araujo dan Ferran Torres di Santiago Bernabeu.
Kemenangan tersebut membuat tim peringkat ketiga Barcelona mengoleksi 54 poin dari 28 pertandingan.
Namun Barca masih tertinggal 12 poin dari Madrid meski tim Catalan memiliki satu pertandingan tersisa.
Tapi Barcelona telah didukung oleh bentuk yang sangat baik sejak kedatangan Xavi sebagai manajer baru mereka bersama dengan transfer Januari mereka terburu-buru yang telah meningkatkan tim.
Blaugrana sedang dalam 10 pertandingan tak terkalahkan di LaLiga sementara mereka telah memenangkan lima pertandingan liga terakhir mereka.
Barcelona memiliki rekor delapan kemenangan dan tiga hasil imbang dari 11 pertandingan di semua kompetisi sejak penutupan jendela transfer Januari juga, menawarkan mereka beberapa momentum kebangkitan.
“Saya tidak tahu apakah kami bisa memenangkan gelar, kami tidak bisa mengesampingkan apa pun,” kata Xavi kepada wartawan setelah Laga El Clasico.
“Mungkin kami sedikit terlambat, tapi ini adalah kemenangan yang sangat besar bagi kami”.
“Kami jauh lebih baik dari Real Madrid. Kami bermain hampir sebagai tim tuan rumah di kandang. Ini adalah hari yang harus dinikmati, tidak hanya sebagai manajer Barca tetapi juga sebagai penggemar”.
“Kami bisa dengan mudah mencetak lima atau enam. Kami mengubah dinamika negatif kami dengan kalah di beberapa Clasico terakhir.”
Busquets mengulangi sentimen Xavi bahwa Barca mempertahankan beberapa harapan gelar, meskipun kecil.
“Jika peluang kami masih kecil untuk mengejar gelar, kami akan berjuang sampai akhir,” kata gelandang berusia 33 tahun itu.
“Ini sangat sulit tetapi dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Kami adalah Barca.”
Aubameyang mencetak total 7 gol ke gawang Real Madrid
Pierre Emerick Aubameyang adalah mimpi buruk bagi Real Madrid.
Tampil untuk melakukan debutnya di El Clasico, Auba mencetak dua gol untuk Barcelona saat mereka mengalahkan juara La Liga yang penuh harapan 4-0 di Santiago Bernabeu.
Sekali lagi, Auba adalah mimpi buruk bagi Real Madrid.
Pemain asal Gabon itu baru sekali membela Barcelona di laga El Clasico.
Namun sebelum itu, ia sudah beberapa kali mencetak gol ke gawang Real Madrid saat masih bermain untuk Borussia Dortmund.
Mengutip dari Opta, Pierre-Emerick Aubameyang merupakan pemain yang selalu mencetak gol dalam lima pertemuan terakhirnya dengan Real Madrid.
Total dia sudah mencetak 7 gol ke gawang Real Madrid. 5 Gol di Liga Champions dan 2 gol di La Liga.
Aubameyang menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam lima pertandingan berturut-turut melawan Real Madrid di abad ke-21 (La Liga dan Liga Champions).
Motivasi Ekstra
Pierre-Emerick Aubameyang mendapat motivasi ekstra di El Clasico pertama dalam karirnya.
Striker Gabon itu bertandang ke Santiago Bernabeu untuk laga big match melawan Real Madrid, Senin (21/3).
Pemain berusia 32 tahun, yang bergabung dengan Barcelona dengan status bebas transfer pada Januari, akan melakukan debutnya dalam pertandingan epik melawan Real Madrid.
Bintang Gabon itu menuju ke Stadion Santiago Bernabeu dalam tampilan yang luar biasa. Sebelumnya, ia telah mencetak tujuh gol dalam 10 penampilan di semua kompetisi.
Kini ia telah mencetak 9 gol dalam 11 penampilan di semua kompetisi.
