oleh

Penguasa Lintasan Sirkuit MotoGP Argentina Absen, Waktunya Ducati Putus Rantai Kutukan MotoGP Argentina

Liputan68.com | MotoGP Argentina 2022 menjadi momen yang tepat bagi Pembalap Pabrikan Ducati untuk mengakhiri kutukan lewat aksi Jack Miller dan Francesco Bagnaia.

Peluang juara seri MotoGP Argentina yang akan berlangsung pada hari Senin (4 April 2022) dini hari WIB itu terbuka lebar usai absennya penguasa sirkuit Termas de Rio Hondo itu.

Pembalap ‘penguasa’ MotoGP Argentina yang dimaksud tak lain adalah Marc Marquez.

Cedera penglihatan ganda yang menimpa bayi alien, juga dikenal sebagai diplopia, memungkinkan untuk memprediksi dengan kuat akan absennya pembalap Repsol Honda ini.

Cedera tersebut dialami oleh bayi alien setelah mengalami kecelakaan tinggi saat sesi pemanasan saat balapan di MotoGP Mandalika.

Liputan JUGA  Terancam Tamat Karier Marc Marquez Di MotoGP, Karena Diplopia Lagi

Marc Marquez merupakan salah satu pembalap tersukses saat mengaspal di sirkuit Termas de Rio Hondo. epatnya di kelas premier, Baby Aliens telah memenangkan podium tiga kali di Argentina.

Penampilan cantik Marquez berbanding lurus dengan rekor memukau timnya. Honda menang empat kali di Argentina, disusul Yamaha (2).

Kondisi tersebut berbanding sebaliknya yang dimiliki oleh pabrikan Italia, Ducati.

Selama satu dekade terakhir, tidak ada pembalap Ducati yang menang sejak MotoGP Argentina digelar pada 1961.

Pencapaian apik yang diusung Ducati Rider finis di posisi ke-2. Saat itu, Desmosedici sedang ditunggangi Andrea Dovizioso.

Dovi mampu finis kedua di MotoGP Argentina edisi 2015.

Empat tahun kemudian, setelah duel sengit dengan Valentino Rossi di Thermas de Rio Honda, Dovi kembali naik podium untuk ketiga kalinya.

Liputan JUGA  MotoGP Sirkuit Mandalika, Kapan Digelarnya?

Merupakan tantangan bagi Bagnaia dan Miller untuk membuat sejarah di Argentina.

Kutukan pabrikan Italia ini harus diakhiri jika tidak ingin melanjutkan momentum keterpurukannya.

Tak heran, pembalap pabrikan tunggal Ducati itu tak bisa naik podium dari pasangan seri pembuka MotoGP 2022.

Upaya duet Pembalap Ducati untuk menghilangkan dahaga kemenangan di Argentina bukanlah tugas yang mudah.

Pembalap dihadapkan kondisi sirkuit yang diprediksi memiliki beragam masalah.

Pertama-tama, pada bulan Februari tahun lalu, area ruang pers, Race Control dan VIP penonton di Termas de Rio Hondo terbakar.

Belum lagi dalam tiga tahun terakhir ini, aspal di sirkuit tak digunakan secara intens mengingat aktivitas balapan di Argentina yang
minim.

Liputan JUGA  Pawang Hujan yang Viral di Sirkuit Mandalika, Klaim Buat Sirkuit Sejuk Inilah Sosoknya

Debu, kotoran dan kondisi racing line menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap MotoGP 2022 di Argentina nanti.

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.