Salah satu pencapaian lulusan MBA di University of Chicago ini adalah sebagai Presiden dan Komisaris IFG Life, seorang pengawas aktif dan pengawas proses transisi atau transisi kebijakan dari mantan pelanggan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ke IFG Life. wewenang.
Ini merupakan hasil restrukturisasi Jiwasraya yang masih berjalan baik dan sudah mencapai 67,84%.
Selama menjabat sebagai Presiden dan Komisaris IFG Life, Pantro mengawal program restrukturisasi IFG Life untuk Ziwasraya untuk menyelamatkan kebijakan pemerintah sebagai pemegang saham Ziwasraya. Tujuannya untuk meminimalisir kerugian yang dialami oleh pemegang polis dan negara.
Di bidang fintech, Pantro memiliki segudang pengalaman dan pemahaman mendalam tentang fintech saat menjabat sebagai presiden dan komisaris Mandili Capital.
Saat itu, beliau bertanggung jawab untuk menilai investasi Mandiri Capital di berbagai portofolio perusahaan digital, e-commerce dan fintech seperti Privy.id, Crowde, Amartha dan Bukalapak serta mengawasi kinerja direktur dalam prosesnya. Dan LinkAja.
Sebelum bergabung dengan IFG, Pantro sudah lama berkecimpung di sektor swasta dan BUMN.
Beliau pernah menjabat beberapa posisi kepemimpinan strategis terkait dengan perbankan dan telekomunikasi.
Hal ini berkontribusi pada kompetensi, pengalaman dan keahliannya di industri jasa keuangan dan sektor digital.
Dia memegang gelar MBA di bidang Keuangan, Strategi dan Modal Ventura dari University of Chicago Booth Business School dan telah bekerja untuk perusahaan konsultan global seperti BearingPoint dan Boston Consulting Group.
Setelah itu, Pantro bekerja di industri telekomunikasi selama lebih dari 6 tahun di PT XL Axiata Tbk, menjabat sebagai Vice President 4G LTE.
Karir profesional Pantro dipercaya untuk menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) yang bertanggung jawab atas proses perencanaan transformasi, implementasi dan pengawasan seluruh anak perusahaan Mandili seperti Bank Syariah, Asuransi dan Mulsa. Keuangan, sekuritas, dan dana pensiun PT Bank Mandiri Tbk.
