TEBING TINGGI – LIPUTAN68.COM – Suasana haru mewarnai pelepasan Wali Kota Tebing Tinggi dan Wakil Wali Kota Masa Jabatan 2017 – 2022, bertempat di rumah dinas Wali Kota, Senin (23/5/2022).
Pelepasan digelar oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, mengingat masa jabatan Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. bersama Wakil Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Oki Doni Siregar, M.M. resmi berakhir pada hari Minggu Tanggal 22 Mei 2022.
Acara yang dihadiri Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Sekdako yang turut menjabat Plh. Wali Kota, Kepala SKPD, Asisten dan Staf Ahli Walikota, Camat, Lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta insan pers dan masyarakat dari semua elemen, berlangsung haru dengan isak tangis.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Basyaruddin nasution, S.H., M.H. mengatakan bahwa acara perpisahan ini bukanlah perpisahan pribadi orang tua kita namun hanyalah perpisahan dengan jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
“Kita yakin ke dua orang tua kita ini tidak akan berpisah secara batiniah, hati kita tidak akan terpisah, karena kita sebuah keluarga, memikirkan bagaimana terbaik buat Kota kita. Saya percaya pengabdian orang tua kita tidak terbatas jabatan yang selama ini di emban Beliau. Saya yakin Bapak Umar dan Bapak Oki masih mengabdi di kota Tebing Tinggi yang kita cintai ini,” ujar Ketua DPRD.
Doa turut disampaikan dengan harapan Bapak Umar dan Bapak Oki, selalu diberi kesehatan dan keberkahan serta ucapan selamat jalan dan mohon maaf turut disematkan Ketua DPRD.
“Doa yang dapat kami sampaikan. Bapak selalu diberi kesehatan keberkahan dalam umur. Selama 10 tahun menjabat di Kota Tebing Tinggi ini apa yang dilakukan semua bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Terakhir kami ucapkan selamat jalan kepada orang tua kami, mohon maaf kami apabila ada penyampaian yang kurang pada tempatnya,” pungkas Ketua DPRD.
Wakil Wali Kota Tebing Tinggi masa jabatan 2017 – 2022, Ir. H. Oki Doni Siregar, M.M. menyampaikan didalam sambutannya, bahwa perpisahan itu sesungguhnya tidak akan ada kalau orang memandang dengan hati dan jiwa.
“Kami memandang seluruh masyarakat Kota Tebing Tinggi dengan hati dan jiwa kami, maka tidak ada kata perpisahan. Acara ini hanya formal di rumah dinas, setiap orang ada masa dan setiap masa ada orangnya,” ujarnya.
