Marissa Hutabarat, Wanita Keturunan Batak yang Menjadi Hakim di Amerika

Louisiana, AS — Liputan68.com | Banyak orang Indonesia yang sudah sukses di luar negeri termasuk di Amerika Serikat.

Satu di antaranya adalah Marissa Hutabarat yang kini sukses menjadi hakim di Amerika Serikat.

Ia memang tak lahir di Indonesia, namun di dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia.

Hakim bertugas untuk memeriksa, memutuskan dan menyelesaikan perkara pidana dan perkara perdata di tingkat pertama.

Berprofesi sebagai hakim sering didominasi oleh kaum pria, namun sekarang banyak juga wanita yang ikut berperan andil menjadi bagian dari hakim.

Marissa Hutabarat lahir dan besar di Amerika, menjadi satu di antara wanita batak yang berhasil menjabat sebagai hakim di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat.

Marissa Hutabarat berhasil mengharumkan Suku Batak dan Diaspora Indonesia di kancah Internasional, dengan jabatan hakim perdata.

Dia menjabat mulai dari tanggal 15 Agustus 2020 yang mengalahkan saingannya yang berasal dari Partai Demokrat.

Dia memiliki marga Batak Toba dari sang ayah yang berasal dari Tanah Batak, Sumatera Utara dan ibunya keturunan Tionghoa asal Thailand.

Dan dibesarkan oleh opung atau neneknya sejak berusia sembilan bulan dan bangga menjadi bagian dari Indonesia dengan warisan budaya yang beragam.

Marissa Hutabarat mengaku dari Indonesia dan belajar nilai-nilai kekeluargaan, serta Bahasa Batak sejak kecil.

Marissa menempuh pendidikan jurusan psikologi di DePaul University tahun 2006.

BAGIKAN KE :