Memupuk Kegemaran Membaca Buku Pada Anak, Mulai dari Mana ?

Selain didorong di rumah, di sekelolah pun seyogianya anak-anak mendapatkan dorongan untuk membaca. Caranya? Ada banyak cara dan upaya yang bisa dilakukan di sekolah dalam upaya memupuk kegemaran membaca.

Pertama-tama tentu saja mesti sudah tersedia perpustakaan yang baik dan nyaman di sekolah. Perpustakaan yang nyaman akan menarik perhatian anak-anak didik atau siswa untuk datang dan membaca buku. Apalagi disertai dengan pustakawan yang melayani dan ramah.

Di perpustakaan sekolah, hendaknya tidak menyediaan buku mata pelajaran, melainkan buku-buku pengayaan.

Buku mata pelajaran seharusnya tidak menjadi bagian dari koleksi perpustakaan sekolah, kecuali hanya dimaksudkan sebagai sample: satu atau dua eksemplar saja per judul.

Dengan kata lain, buku yang disediakan bukan lagi apa yang menjadi kewajiban anak-anak untuk mempelajarinya, melainkan buku-buku yang menambah dan melengkapi pengetahuan anak-anak.

Mesti dicermati jenis buku yang diadakan. Buku-buku seperti apa yang paling disukai oleh para siswa. Mungkin buku novel, buku cerita, buku dongeng, buku pengayaan lainnya yang mendukung pengetahuan siswa terhadap mata pelajaran yang dipelajari.

Selanjutnya, para guru seyogianya juga mengusahakan agar pelajaran yang diajarkannya dikaitkan dengan buku-buku yang terdapat di perpustakaan sekolah. Sesekali, tugaskanlah siswa untuk menggali informasi dari perpustakaan.

Para guru harus pandai mengaitkan antara mata pelajaran yang dibawakannya dengan koleksi buku di perpustakaan sekolah.

Untuk itu, guru harus tahu betul koleksi buku yang ada di perpustakaan, terutama buku-buku yang berkaitan dengan materi pelajaran yang diampunya.

Disamping itu, sebagaimana halnya para orangtua, guru-guru di sekolah pun hendaknya menjadi figur teladan dalam hal membaca buku.

Di sela-sela jam mengajar, seyogianya disempatkan hadir ke perpustakaan dan menambah pengetahuannya secara berkesinambungan.

Nah, kalau dorongan membaca sudah dilakukan di rumah serta di sekolah, dapat diharapkan kegemaran membaca anak-anak akan semakin baik. Selain itu, waktu yang tersita untuk bermain gadget pun secara perlahan-lahan bisa dikurangi.

Dengan kegemaran membaca, harapan terwujudnya generasi cerdas akan menjadi kenyataan. Saatnya kita mulai!

(Sumber : I Ketut Suweca),(SS).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *