Kementerian BUMN Berhasil Rampingkan Jumlah Perusahaan Menjadi 42 dan Naikkan Dividen

Jakarta – Liputan68.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan pihaknya berhasil melakukan perampingan jumlah perusahaan BUMN. Sebelumnya, ada 108 perusahaan di tubuh BUMN, kini yang tersisa hanya 42 perusahaan.

“Dengan kerja keras 108 company jadi 41, tapi 42 lagi karena BSI, jadi telurnya naik satu lagi. Mudah-mudahan turun lagi jadi 41,” ungkap Erick di Gedung DPR RI, Selasa (07/06/2022).

Dalam kesempatan yang sama, dirinya juga memamerkan dividen BUMN berhasil mencapai Rp 50 triliun pada 2019. Sedangkan pada 2020 jumlah dividen BUMN mengalami penurunan menjadi Rp 44 triliun.

Erick juga memprediksikan pada 2021, BUMN dapat menyetor dividen senilai Rp 40 triliun, namun pandemi COVID-19 memaksa kinerja BUMN terpukul dengan menurunkan dividen sampai Rp 29,5 triliun.

Sementara di tahun ini, dirinya optimistis dividen BUMN bisa melampaui target. “Kita bisa melihat target 2022 yang tadinya Rp 36,4 triliun tentu berkat kerja sama kita semua sekarang, tentu saya ucapkan terima kasih direksi komisaris juga kita bisa memberikan dividen Rp 40 triliun yang kalah sedikit dari tahun 2020,” ungkap Erick.(SS)

BAGIKAN KE :