Wanita Arab Saudi Kini Tak Wajib Hijab, Gaya Rambut Cepak Jadi Tren

Liputan68.com – Wanita di Arab Saudi berbondong-bondong memotong rambut mereka. Hal itu mereka lakukan usai pencabutan kewajiban memakai jilbab oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS), putra Raja Salman.

Para wanita berambut pendek terlihat memadati jalanan di Arab Saudi. Mereka kini memilih tak lagi memakai kerudung, terlihat memiliki rambut pendek bergaya cepak.

Potongan rambut itu dikenal secara lokal dengan kata bahasa Inggris disebut ‘boy’. Ternyata, pencabutan kewajiban memakai jilbab tak menjadi satu-satunya penyebab mereka memangkas rambut.

Gaya rambut cepak yang kini populer di kalangan wanita Arab Saudi, digemari karena alasan kepraktisan. Tak hanya itu, menurut mereka potongan rambut ini berfungsi sebagai pelindung.

Dokter Safi, yang menolak disebut nama aslinya, meminta penata rambut untuk membabat habis rambutnya. Sebelum dipotong, rambut Safi tampak panjang dan bergelombang sampai ke lehernya.

Wanita itu memilih gaya rambut cepak sebagai bentuk perlindungan dari perhatian laki-laki yang tidak diinginkan. Hal itu memungkinkan Safi yang berprofesi sebagai dokter dapat lebih fokus pada pasiennya.

BAGIKAN KE :