Pemkab Gelar Pelatihan Pendampingan Pengembangan Diversifikasi Tenun Menjadi Produk Souvenir

DAIRI – LIPUTAN68.COM – Sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM menyelenggarakan pelatihan  pengembangan dan diversifikasi tenun, Sabtu (13/08/2022) di Balai Latihan Kerja (BLK) Sitinjo.

Kegiatan ini merupakan lanjutan kegiatan serupa yang telah dilakukan di Kecamatan Silahisabungan, yang dimulai Rabu lalu (10/08/2022) di Debang Resort.

Berbeda dengan kegiatan pertama di Silahisabungan, yang menitik beratkan pada pengembangan gatip (motif) untuk ulos adat dan eko-fashion, kali ini pelatihan lebih menitik beratkan pada pengembangan kain ulos menjadi produk souvenir yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata Kabupaten Dairi.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu yang diwaikili oleh kepala Dinas Perindagkop UMKM, dihadiri oleh Camat Silahisabungan, Ketua Dekranasda Ny.Romy Mariani Eddy Berutu, menghadirkan desainer sebagai narasumber, Merdi Sihombing serta  pendamping Serli Napitupulu, dari LKP Tabitha, dan Eli Damanik dari LKP Bina Ayu.

Dalam arahan Bupati yang disampaikan Kadis Perindagkop, mengatakan bahwa pemerintah senantiasa berupaya tenun yang dihasilkan tidak hanya lestari namun juga mampu mensejahterakan petenun dan meregenerasi tenun pada generasi  berikutnya yang produk turunannya dapat menghasilkan produk ecofashion dan souvenir.

“Pelatihan ini harus kita manfaatkan untuk menambah ilmu serta pengetahuan kita dari desainer yang sudah kita hadirkan.Kami berharap semua peserta aktif dalam mengikuti pelatihan, agar apa yang kita lakukan tidak hanya seremonial saja tapi dapat menghasilkan juga secara ekonomi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekranasda, Ny. Romy Mariani Eddy Berutu menyampaikan diversifikasi kain tenun bisa dilakukan dengan berbagai cara yakni pengembangan motif ulos itu sendiri, dan melalui pengembangan ulos menjadi produk fashion yang ramah lingkungan. Namun ada yang luput dari perhatian pemanfaatan limbah kain menjadi produk souvenir namun bisa menghasilkan secara ekonomi.

BAGIKAN KE :