Usai Sebut Wartawan ‘Bobo’, Oknum Polantas Pacitan Sampaikan Maaf

Atas kejadian itu, lanjut dia, ke depan akan menjadi pembelajaran yang berharga, khususnya bagi para anggota di Satuan Lalu Lintas Polres Pacitan untuk lebih berhati-hati, baik dalam ucapan, sikap maupun tindakan.

“Mudah-mudahan dengan (kejadian) ini, jadi pembelajaran bagi kami agar ke depan lebih berhati-hati dalam segala hal. Semoga hubungan kerjasama yang sudah terjalin baik ini ke depan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Atas permintaan maaf itu, Agus W, Ketua Forum Pewarta Pacitan (FPPA) bersama beberapa rekan seprofesinya yang ikut duduk bersama, menerima ‘maaf’ tersebut dengan lapang dada, dan berharap ke depan kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Atas peristiwa itu, kita juga sudah memaafkan. Semoga di kemudian hari tidak terulang lagi dan kami berharap saling menghargai antar profesi,” harap Agus, di tempat yang sama.

Seperti diketahui, kesalahpahaman antara anggota satlantas dengan wartawan itu terjadi di grup WhatsApp, yang berawal dari salah satu wartawan di dalam grup itu mengirim foto dan video sebuah peristiwa kecelakan lalu lintas, yang saat itu belum diketahui tempat kejadian persisnya.

Berharap dapat informasi detail atas peristiwa tersebut, namun yang didapat wartawan malah sebutan “BoBo”. Sontak, sebutan itu membuat gaduh di kalangan grup WhatApp wartawan, hingga menayangkan pemberitaan dengan dugaan polisi menghina profesi jurnalis.

Namun demikian, ucapan dari Bripka OC tersebut sudah diklarifikasi langsung oleh yang bersangkutan, yang sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan, melalui duduk bersama. Sehingga, kesalahpahaman antara anggota satlantas dengan wartawan setempat tersebut sudah mendapat titik temu.(yul)

BAGIKAN KE :