Buntutnya, pihak Rutan Negara disalahkan karena dianggap memfasilitasi kegiatan politik. Bahkan pihak Rutan Negara justru dituding membiarkan kegiatan politik bergerak liar di dalam Rutan.
Tak mau disalahkan, akhirnya pihak Rutan Negara memberikan klarifikasi. Bahwa memang benar Dek Joni beberapa waktu lalu telah mengunjungi I Gede Winasa ke Rutan Negara.
Sebelum masuk ke dalam Rutan, yang bersangkutan (Dek Joni) telah melewati pemeriksaan ketat termasuk pengledahan oleh petugas P2U sesuai SOP yang berlaku di Rutan Negara.
Pertemuan tersebut merupakan silahturahmi biasa dan dipastikan tidak ada pembahasan politik karena pertemuan tersebut dalam pantauan petugas Rutan. Hanya saja saat hendak meninggalkan Rutan, pertemuan tersebut sempat dipoto oleh supir pribadi dari Dek Joni.
Kemudian berselang beberapa hari, poto tersebut kemudian diunggah oleh Dek Joni tanpa sepengetahuan Winasa dan pihak Rutan Negara dengan menambahkan kalimat bernuansa politik, sehingga memantik protes dari para netizen.(red)
