“Semangat ribuan korban yang jatuh berguguran menjadi kesuma bangsa harus menghidupkan kembali dalam benak kita perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan,” ujar Kapolres.
Kapolres berharap dengan peringatan peristiwa berdarah 13 Desember tahun ini dapat terus memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran kita agar terus bersatu dan membantu sesama tanpa memandang sekat dalam membangun Kota Tebing Tinggi.
“Teladan dari para pejuang yang telah merasuk sukma, kiranya menjadi semangat kita pada peringatan peristiwa berdarah 13 Desember tahun ini,” kata kapolres.
Dikatakan Kapolres masih dalam pembacaan amanat, mengisi kemerdekaan dengan menjadi pahlawan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan bangsa. Semangat dan nilai-nilai perjuangan pahlawan yang gugur pada peristiwa berdarah 13 Desember sebagai inspirasi dalam setiap langkah hidup dan kehidupan kita.
“Bersama kita kenang dan hormati perjuangan mereka guna membangun ingatan kolektif agar dapat mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai luhur untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” demikian ujar Kapolres.
Turut dihadiri Sedako Drs. Bambang Sudaryono, Anggota DPRD Ogamota Hulu dan Anda Yasser mewakili Ketua DPRD Kota, Kasi Intel Kejari Hiras Afandi Silaban, S.H., M.H. mewakili Kajari, Ketua Pengadilan Agama Dr. Hj. Devi Oktari, S.H.I., M.H., Wakil Ketua PN Cut Carnelia, S.H., M.H. mewakili Ketua PN, Danyon B Sat Brimob Poldasu atau mewakili, Komandan Subdenpom I/1-1 Tebing Tinggi atau mewakili, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD se-Kota Tebing Tinggi atau mewakili, Kepala BNNK, Kalapas, ASN dan TNi, Polri dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota dan DHC 45 Kota, ahli waris pejuang 13 Desember, Ketua TP PKK Kota serta tamu undangan.
(Dipa)
