Pacitan – Mendung menggelayut mewarnai prosesi puncak hari jadi Kabupaten Pacitan ke-278, Ahad, (19-02-2023).
Seperti adat di tahun sebelumnya, prosesi tersebut juga diwarnai dengan kirab sederhana yang menyertakan Songsong Agung Pacitan, yaitu Kanjeng Adipati, Indrata Nur Bayuaji dan Kanjeng Ratu, Evi Suroningsih.
Layaknya seorang raja, Adi Pati Indrata Nur Bayuaji diarak dengan dikawal para abdi dalem dan punggawa kerajaan, dari rumah jabatannya menuju pendopo agung.
Namun sayang sungguh disayang, prosesi peringatan Hari Jadi Pacitan ke-278 itu, seakan luput dari kunjungan masyarakat umum.
Tak satupun dari mereka yang hadir di pendopo Kabupaten Pacitan guna menyaksikan hari sangat bersejarah tersebut.
Hampir semua pintu masuk menuju pendopo di tutup. Hanya satu pintu utama, dan pintu masuk sebelah Barat dan Timur serta belakang pendopo yang dibuka dengan penjagaan dari petugas Satpol-PP.
Fenomena itu jauh berbeda saat perayaan hari jadi, di beberapa tahun sebelumnya. Dimana masyarakat antusias hadir di halaman pendopo dan berbaur untuk menyaksikan sejarah berdirinya kabupaten yang memiliki ke aneka ragaman budaya tersebut.
Tak salah apabila sempat ada stigma, hari jadi seakan hanya untuk para pejabat, dan beberapa aparatur sipil negara (ASN). Sementara masyarakat tak diberi ruang dan kesempatan untuk ikut hadir berbaur bersama pemimpinnya guna menyaksikan agenda sakral tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bambang Marhendrawan, saat dikonfirmasi mengatakan, agenda prosesi puncak peringatan Hari Jadi Pacitan ke 278 yang dihelat di Pendopo Pemkab Pacitan, terbuka untuk masyarakat umum.
“Mboten tertutup untuk masyarakat. Mereka (masyarakat, Red) juga kita sediakan live streaming untuk bersama-sama mangayubagyo ambal warso,” kata Bambang melalui jaringan pribadi aplikasi chating WhatsApp.
Sementara itu dalam sambutannya Bupati Indrata Nur Bayuaji, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang ikut nyawiji dalam acara peringatan puncak prosesi ambal warso Kabupaten Pacitan ke-278. “Nyawiji Pacitan Mukti, ” kata Bupati yang akrab disapa Aji ini.
