Pentolan GMNI yang akrab disapa Tonis ini menegaskan, manuver sejumlah politikus itu dianggapnya sebagai suatu kewajaran. Akan tetapi, sangat penting bagi masyarakat untuk tidak melahap mentah perihal informasi yang disampaikan para tokoh politik yang fokus memoles diri mencari popularitas jelang pemilu tersebut.
“Sebab popularitas dan elektabilitas biasanya sangat lekat dengan unsur pencitraan,” sindirnya. (Red/yun).
