Bupati Tamba Dukung Penuh Kegiatan Umat Hindu Dalam Melestarikan Leluhur Hindu Bali di Desa Yehembang

LIPUTAN68.COM, Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri kegiatan upacara Metelu Bulan, Mapetik dan Matatah (potong gigi) secara massal yang diprakarsai oleh Yayasan Giri Amertha Santhi.

Upacara tersebut dilaksanakan di Jalan Nakula, Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Rabu (1/3/2023).

Upacara (Yadnya) Metelu Bulan, Mapetik dan Matatah (potong gigi) secara massal tersebut tidak dipungut biaya alias gratis, diikuti sebanyak 53 pemedek dari Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan.

Yadnya tersebut dipuput oleh Sulinggih Ida Pandita Empu Nabe Rastra Prabu Wibawa Diwiya asal Griya Giri Anggrek Amerta Munduk Anggrek.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, mendukung penuh terhadap kegiatan umat Hindu di Jembrana dalam rangka melestarikan tradisi leluhur Hindu Bali. Matelu Bulan, Mapetik dan Matatah merupakan bagian dari Manusa Yadnya.

“Pemerintah selalu mendukung kegiatan adat di Jembrana dalam rangka melestarikan seni, adat, agama dan budaya,” terang Bupati Tamba.

Lanjut Bupati Tamba, pihaknya menginginkan ada lebih banyak yayasan yang bergerak membantu meringankan umat Hindu dalam melaksanakan Yadnya, adat dan tradisi, karena menurutnya kegiatan tersebut merupakan wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

BAGIKAN KE :